Langsung ke konten utama

Diary of IKASA Makassar

Assalamualaikum wr wb
Hi pembaca setia website IKASA Makassar :D
Semoga semua dalam keadaan sehat wal alfiat. Saya bingung ingin memulai dari mana bercerita tentang IKASA Makassar. Organisasi yang membuat saya jatuh cinta dengan kegiatan sosial. Dari bersimpati hingga saya sadar dan merasa tertampar akan masalah – masalah sosial. Karena sebagai pemuda seharusnya saya ikut membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan tersebut.
Saya mengenal IKASA Makassar tahun 2016, kebetulan saya sedang mencari organisasi sosial untuk sekedar menyibukan diri atau bisa dibilang mencari susasana baru dibanding hanya berkecimpung dengan tumpukan laporannya anak farmasi. Beberapa teman menyarankan untuk bertanya ke salah satu senior, kalau di IKASA Makassar dipanggil kak yumi. Awalnya saya ingin masuk ke organisasi sosial yang sudah sangat terkenal di dunia tetapi Allah memang Maha Tahu mana yang baik untuk hambanya, organisasi tersebut tidak menerima anggota baru kala itu. Kemudian kak yumi mengirimkan postingan dari IKASA Makassar, mereka mencari relawan untuk kegiatan Go Teaching #1 atau kami singkat GT yaitu program mengajar dipedalaman.
Singkat cerita, saya menjadi relawan GT dan kami siap melakukan kegiatan. Cuaca mendung dengan hujan deras tidak mematahkan semangat kami untuk terus melanjutkan perjalanan ke Cindakok, Maros. Kami melewati banyak jalanan rusak, licin dan pendakian sehingga beberapa kali kami harus turun dari kendaraan. Setelah menempuh 5 jam perjalanan dengan motor kami tetap mendaki 5 gunung selama 4 jam *jujur sepengetahuan saya cuma 3 gunung T_T. Diantara gunung keempat, hati kecil saya berbicara “Mia apa yang kamu lakuin disini? Apa harus seperti ini mencari kegiatan baru? Disaat banyak orang tidur, nonton atau bersantai – santai dikost apa yang kamu lakuin disini?”. Parahnya saya berharap itu adalah pertama dan terakhir mengikuti kegiatan sosial. Saya bukan orang yang mudah mengeluh tetapi perjalanan kesana benar – benar diluar dugaan. Kami bukan hanya mendaki tapi melewati jembatan yang hampir rusak, sungai dan jurang bahkan kami kesulitan mendapatkan air, listrik, jaringan hp dan wc *soal keempat hal ini saya sudah tahu sebelum pergi jadi tidak terlalu masalah.
Kegiatan GT memperkenalkan saya dengan orang – orang berjiwa sosial tinggi. Saya kagum dan ingin seperti mereka tapi saya masih belum memutuskan apakah akan mengikuti kegiatan sosial lagi atau tidak. Malam api unggun  di Cindakok menyadarkan saya kalau berbagi dengan orang tidak harus menyumbang sejumlah uang atau menjadi motivator hebat untuk menginspirasi mereka. Cukup menjadi alasan canda tawa orang lain merupakan berbagi dengan sensasi yang berbeda *hehe kayak iklan. Ketika adik – adik Cindakok, relawan serta pengurus IKASA Makassar tertawa dan hanyut dalam suasana malam minggu dipelosok, saya merasakan kebahagiaan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata – kata. Saat itu, saya berjanji akan melakukan kegiatan sosial dan akan terus menebar manfaat untuk orang banyak.
Kesimpulan cerita saya, kita tidak boleh menilai sesuatu dari nampaknya saja, karena sesuatu yang terlihat biasa mungkin punya dampak besar untuk kehidupan kita. Setelah GT saya banyak mengikuti kegiatan sosial baik yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, budaya, lingkungan dan kesehatan. Saya cepat terkesan dengan hal – hal sederhana bahkan bahagia dengan sesuatu yang banyak orang anggap biasa. Cara saya terlalu sederhana untuk menyukai IKASA Makassar dan Kegiatan Sosial tapi saya sampai sekarang sangat bersyukur bisa mengenal IKASA Makassar. Salmiah La Ongke ^^

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Open Volunteer]

IKASA Makassar open recruitment for volunteer Go-Teaching Batch 3📣 Kami kembali memanggil kakak-kakak dan teman-teman untuk menyisihkan waktu dan tenaganya, berbagi bersama dengan adik-adik di Dusun Bara, Desa Bontosamba,  Kab. Maros Yuk bergabung bersama  kami dan beraksi bersama 🤗 --Pelaksanaan GT3: 16-18 November 2018 Syarat: - Domisili Makassar dan sekitarnya - Berjiwa sosial - Dapat berkomitmen - Mampu bekerjasama dalam tim - Umur 18-25 tahun -Upload Twibbon dan tag ig ikasamakassar Meetup 1 Volunteer: Sabtu, 10 November 2018 Di pelataran phinisi UNM Jl. AP Pettarani Sulawesi selatan, 90222 Link Daftar: https://bit.ly/2yMpTM8 Link twibbon : http://bit.ly/TwibbonGT3IKASAMks More info call/WA - Rifal (085113323737) - Manaf (0831-5217-0649) ______________________________________ Ikuti akun media sosial kami di: Line : https://line.me/R/ti/p/%40hwa1088d Web : ikasamakassar.org Twitter: @ikasamakassar FP :Ikasa Makassar Instagram : ika...

Diary of IKASA Makassar

IKASA Makassar, Dari Pemuda Untuk Indonesia Assalamualaikum wr.wb… Salam ini saya ucapkan kepada kalian generasi MICIN. Generasi yang akan membawa Indonesia ke arah lebih baik. Eitsss..jangan salah paham ya…MICIN di sini hanya akronim loh…Muda, Intelek, dan Cinta Indonesia. Mungkin begitu. Oh iya, di sini melalui tulisan ini sedikit saya berbagi pengalaman di IKASA Makassar. Organisasi sosial rintisan pemuda yang peka terhadap isu-isu sosial.  Kegiatan sosial bukanlah terbilang baru bagiku. Hidup di tengah masyarakat plural dengan problematika kehidupan yang begitu kompleks membuat saya harus berpikir apakah saya harus menikmati hidup ini secara terus menerus dalam zona nyaman atau sedikit berimprovisasi. Hanya dua pilihan, saya pikir saya harus sedikit melangkah keluar dari zona nyaman. Sebagai seorang pemuda, tentu tanggung jawab yang sangat besar diemban ketika identitas ini tersemat dalam diri kita. Bila kita merefleksi bagaimana sosok pemuda itu, bisa kita lihat dar...

KAMPUNG BERSIH SAVANA

[IKASA MAKASSAR DALAM PESTA PENDIDIKAN KOMUNITAS] AKSI PUBLIK OLEH IKASA MAKASSAR PRA EVENT : APRIL 2017 EVENT : 6-7 MEI 2017 LOKASI : KAMPUNG SAVANA JL. HERTASNING #ikasamks #pekan #aksipublik